Ubuntu Klik!


Live your computing life. With Ubuntu.   
Apps
Menampilkan entri 1-11 dari 11.

uGet Download Manager (Updated)
diposkan oleh Inoe pada 28 Januari 2012, 14:26 WIB
Sebelum Ubuntu 11.10 Oneoiric Ocelot, saya menggunakan gwget sebagai download manager. gwget merupakan download manager yang simpel tapi powerful. Namun, karena development-nya dihentikan, gwget tidak dimasukkan dalam repository Oneiric. Kemudian, saya mencoba beberapa download manager, dan yang saya dapati cukup mampu menggantikan gwget adalah uGet.

uGet belum mendukung batasan file untuk sekali download. Namun, dengan menggunakan ekstensi Flashgot pada Firefox, uGet terintegrasi dengan lebih baik daripada gwget. uGet juga memiliki pilihan untuk men-shutdown komputer ketika download sudah selesai.
Audacious, Lightweight Music Player dengan Dua Interface
diposkan oleh Inoe pada 21 Januari 2012, 15:48 WIB
Banyak sekali pemutar musik yang tersedia untuk Ubuntu. Namun, di samping fiturnya yang mumpuni, Banshee, pemutar musik default bawaan Ubuntu untuk versi 11.04 dan 11.10, terlalu memakan resource komputer. Sebagaimana yang saya tulis di entri sebelumnya, saya lebih memilih untuk menggunakan Rhythmbox sebagai default music player. Untuk versi 12.04 Precise Pangolin mendatang, Ubuntu akan kembali menggunakan Rhythmbox sebagai default. Namun, jika ingin yang lebih ringan lagi, banyak pilihan lain tersedia. Dalam tulisan kali ini, yang akan kita bahas adalah Audacious.
Menginstall Firefox 4 di Ubuntu 10.04 LTS dan 10.10
diposkan oleh Inoe pada 23 Maret 2011, 19:17 WIB
Firefox 4 telah dirilis beberapa waktu yang lalu.Sayangnya, pengguna Ubuntu 10.04 LTS Lucid Lynx dan 10.10 Maverick Meerkat tidak akan mendapatkan update ini secara resmi di repository. Tapi, jangan khawatir, Firefox 4 dapat diinstal melalui PPA.

Buka System > Administration > Software Sources (atau melalui Synaptic Package Manager dari menu Settings > Repositories), klik [...]
Tags: firefox
Membersihkan Aplikasi yang Diinstal dari PPA dan Mengembalikannya ke Versi Repository Resmi
diposkan oleh Inoe pada 19 Maret 2011, 17:54 WIB
Beberapa waktu yang lalu, secara tidak sengaja saya menginstal Nautilus Elementary. Waktu itu, saya melakukan update dari Update Manager. Hingga mematikan laptop, saya belum menyadari adanya perubahan.Beberapa waktu kemudian, saya menyalakan lagi laptop saya, membuka File Manager, dan kaget melihat Nautilus berubah menjadi Nautilus Elementary, sementara saya tidak merasa menginstalnya. Lalu saya teringat bahwa dalam list update-an tadi memang terdapat package nautilus, dan beberapa waktu lalu saya menggunakan Personal Package Archives (PPA) Elementary yaitu ppa:elementaryart/elementarydesktop untuk mengupdate Murrine Engine.
Mengganti OpenOffice.org dengan LibreOffice
diposkan oleh Inoe pada 24 Februari 2011, 16:14 WIB
LibreOffice, Office Suite baru dari The Document Foundation, yang dibangun berdasarkan OpenOffice.org setelah Oracle mengakuisisi Sun Microsystems Inc., telah merilis versi stable-nya. LibreOffice juga akan dibawakan sebagai Office Suite default Ubuntu 11.04 Natty Narwhal yang akan dirilis April mendatang. Saat ini, secara umum, LibreOffice belum begitu berbeda dari OpenOffice.org walaupun ada penambahan fitur seperti:
- dialogue box baru untuk membuat dan mengatur title pages;
- SVG dan PDF import ke Writer;
- import untuk MS Works documents; dan
- "Experimental" mode, untuk mengetes fitur yang belum disempurnakan.
Ber-Twitter dengan Gwibber
diposkan oleh Inoe pada 24 Februari 2011, 15:57 WIB
Instalasi default Ubuntu 10.04 LTS Lucid Lynx dan 10.10 Maverick Meerkat menyertakan Gwibber Social Client sebagai aplikasi Broadcast. Twitter merupakan salah satu jejaring sosial yang populer saat ini.Nah, pada tulisan kali ini, mari kita lihat bagaimana men-setup akun Twitter kita di Gwibber.

Kita bisa memulainya dengan mengeklik ikon amplop pada Notification Area yang secara default terletak di panel atas kemudian memilih Set Up Broadcast Accounts, atau dengan mengeklik Me Menu yang juga secara default terletak di panel atas, kemudian memilih Broadcast Accounts....
Entri ini tidak memiliki tag.
Kustomisasi GRUB dengan Grub Customizer
diposkan oleh Inoe pada 12 Desember 2010, 21:20 WIB
Ada kalanya kita ingin mengkustomisasi GRUB Loader kita. Sekedar menambahkan background dan memperindah tampilannya, atau pada kasus saya, merapikan GRUB Menu dari banyaknya kernel yang terinstal.
Ubuntu 10.10 Maverick Meerkat lemot di komputer saya, dan solusi yang saya dapatkan di internet adalah meng-update kernel ke versi 2.6.36 dari http://kernel.ubuntu.com/~kernel-ppa/mainline/ (PPA Kernel). Namun, yang terjadi di komputer saya justru Maverick makin aneh.Lalu, saya menemukan di sebuah forum, ada user yang menyatakan bahwa dia upgrade ke Ubuntu 10.10 Maverick Meerkat dari Ubuntu 10.04 LTS Lucid Lynx, dan dengan kernel Lucid, tidak ada masalah dengan Maverick-nya, tetapi menjadi aneh ketika menggunakan kernel Maverick.Jadi, saya coba downgrade kernel ke kernel Lucid. Saya ambil dari repository Lucid Lynx, bukan dari PPA Kernel selain demi keterjaminan stabilitas, juga agar GRUB tidak terlihat aneh karena kepanjangan :P
Kernel yang saya gunakan sekarang adalah 2.6.32-26-generic. Selain kernel bawaan 2.6.35.22-generic, juga terinstal kernel 2.6.35.23-generic hasil instalasi dari Update Manager.Saya ingin tetap mengikuti update kernel resmi, sehingga tidak ingin menghapus kernel bawaan dan kernel yang telah saya update melalui Update Manager, tetapi sangat terganggu jika setiap masuk Ubuntu harus memilih kernel Lucid yang terletak di bawah. Bagaimana kita mengatasi hal semacam ini? Grub Customizer akan sangat membantu :)
Tags: review
Read Comics with Comix
diposkan oleh Inoe pada 17 Juli 2010, 10:32 WIB
Suka membaca manga? Comix akan sangat membantu ;) Comix adalah software image viewer yang didesain khusus untuk komik. Comix dapat membaca file yang tersimpan dalam arsip (ZIP, RAR, tar, dan sebagainya) maupun membaca langsung file image. Kita dapat menampilkan 2 halaman sekaligus dengan Double Page Mode (dapat dengan mudah diaktifkan dengan menekan D pada keyboard). Untuk manga yang dibaca dari kanan ke kiri dengan Double Page Mode, urutan halaman yang terbuka akan menyesuaikan dari kanan ke kiri dengan mengaktifkan Manga Mode (dapat dengan mudah diaktifkan dengan menekan M pada keyboard).
Tags: review
Compiz di Lucid, tanpa 3D Windows?
diposkan oleh Inoe pada 07 Juli 2010, 13:27 WIB
Ketika menginstal CompizConfig Settings Manager (CCSM) setelah memperbarui Ubuntu ke versi 10.04 LTS Lucid Lynx, saya menyadari ada beberapa opsi yang hilang. Ke mana 3D Windows? Ke mana perginya Grid? Crash handler juga tidak kelihatan. Saya berpikir, apakah menu itu sekarang di-disable? Ternyata tidak demikian. Menu tersebut masih tersedia, hanya saja tidak dibawakan secara langsung ketika kita menginstal CCSM. Kita perlu menginstal compiz-fusion-plugins-extra untuk mengaktifkannya.
Tags: compiz
Konversi File Audio dan Video dengan Mobile Media Converter
diposkan oleh Inoe pada 01 Juli 2010, 19:50 WIB
All the converters you will need. Free.

Mobile Media Converter adalah software pengonversi file video dan audio dari Miksoft.Software ini mampu mengonversi antar format MP3, WMA, OGG, WAV, MPEG, AVI, WMV, FLV, MOV, dan bahkan AMR atau 3GP. Mobile Media Converter tersedia untuk Linux, Mac OS, maupun Windows. Untuk Ubuntu, kita bisa langsung mendownload file .deb-nya di download page-nya.
Tags: review
Instal Codec dan VLC secara Offline di Ubuntu 10.04 Lucid Lynx
diposkan oleh Inoe pada 30 Juni 2010, 10:45 WIB
Salah satu hal yang agak merepotkan ketika baru saja menginstal Ubuntu adalah ketidaktersediaan Codec untuk memainkan file-file multimedia umum seperti MP3, MP4, AVI, dan sebagainya karena terkait hak cipta.Bagi yang memiliki koneksi internet yang memadahi, hal ini tidak menjadi masalah sama sekali. Cukup buka file yang ingin dimainkan, jika Codec belum tersedia, Player akan langsung menawarkan Codec yang perlu diinstal dan kita bisa langsung menginstalnya. Namun, bagaimana dengan kita yang tidak memiliki koneksi internet untuk melakukannya?
Tags: vlc
© 2010-2017 Asmoro Budi Nugroho.
Ubuntu Klik! adalah blog tentang Ubuntu Operating System, yang terutama difokuskan pada Graphical User Interface (GUI) experience.
Ubuntu and Ubuntu logo are trademarks of Canonical, Ltd.