Ubuntu Klik!


Live your computing life. With Ubuntu.   
Telusuri Berdasar Tag
Menampilkan entri 1-6 dari 6 dengan tag workaround.

Membuat Gwibber Bekerja Kembali dengan API Baru Twitter (v1.1)
diposkan oleh Inoe pada 05 Juli 2013, 08:22 WIB
Beberapa waktu yang lalu, saya mendapati Gwibber tiba-tiba tidak bekerja. Tidak bisa meng-update timeline, apalagi mengeposkan twit. Ternyata, mulai 12 Juni 2013, Twitter menonaktifkan API v1 dan menggantinya dengan API v1.1. API merupakan kependekan dari Application Programming Interface, mengatur bagaimana beberapa komponen perangkat lunak saling berinteraksi. Hasilnya, Twitter client yang belum mengimplementasikan API baru tersebut, seperti Gwibber, Choqok, dan Turpial, menjadi tidak bekerja. Pengguna lama akan mendapatinya tidak berfungsi, sedangkan pengguna baru akan mendapat pesan "Authentication Error" ketika berusaha menghubungkan aplikasi dengan Twitter.
uGet Download Manager (Updated)
diposkan oleh Inoe pada 28 Januari 2012, 14:26 WIB
Sebelum Ubuntu 11.10 Oneoiric Ocelot, saya menggunakan gwget sebagai download manager. gwget merupakan download manager yang simpel tapi powerful. Namun, karena development-nya dihentikan, gwget tidak dimasukkan dalam repository Oneiric. Kemudian, saya mencoba beberapa download manager, dan yang saya dapati cukup mampu menggantikan gwget adalah uGet.

uGet belum mendukung batasan file untuk sekali download. Namun, dengan menggunakan ekstensi Flashgot pada Firefox, uGet terintegrasi dengan lebih baik daripada gwget. uGet juga memiliki pilihan untuk men-shutdown komputer ketika download sudah selesai.
Mednafen (Plus Mednafenfe), Emulator Berbagai Konsol Game!
diposkan oleh Inoe pada 21 Januari 2012, 21:18 WIB
Untuk memainkan game GameBoy, di repository Ubuntu terdapat VisualBoy Advance, tetapi performanya jauh dari harapan. Untungnya, ada Mednafen. Hebatnya, tidak cuma GameBoy, Mednafen juga mampu memainkan game-game lain.

Sistem yang didukung Mednafen adalah:
- Atari Lynx
- GameBoy
- GameBoy Color
- GameBoy Advance
- NES
- PC Engine (TurboGrafx 16)
- PC-FX
- SuperGrafx
- NeoGeo Pocket, NeoGeo Pocket Color
- WonderSwan
Menyesuaikan Tampilan LibreOffice dan OpenOffice.org dengan Tema Gelap
diposkan oleh Inoe pada 20 Mei 2011, 11:15 WIB
Tema gelap terkadang terlihat lebih keren dan elegan. Namun, bisa jadi kita malas menggunakannya ketika menyadari office suite kita tidak begitu bersahabat dengan tampilan tema tersebut. Secara default, LibreOffice dan OpenOffice.org akan mengikuti pola warna dari tema yang kita pakai, dan terkadang tema gelap membuat area ketikan kita menjadi aneh. Apakah hal ini tidak bisa dibenahi? Jangan salah, itu hanya masalah default settings saja :) Mari kita lihat bagaimana kita bisa tetap nyaman bekerja dengan tema gelap.
Menyesuaikan Tema Lama dengan Gaya Baru Lucid Lynx - Tombol Metacity di Kiri
diposkan oleh Inoe pada 01 Juli 2010, 00:36 WIB
Tema default pada Ubuntu 10.04 LTS Lucid Lynx, Ambiance, memiliki tombol Metacity di sebelah kiri. Mungkin ada di antara kita yang kurang terbiasa dengannya, tetapi ada pula yang menyukainya. Namun, ketika kita mencoba tema lama yang disediakan, misalnya Dust Sand, hasilnya tombol tetap di kanan. Begitu juga ketika kita menginstal tema favorit lama yang pernah kita pakai untuk Ubuntu versi sebelumnya. Bagi kita yang telanjur jatuh cinta pada style baru ini tetapi ingin mengunakan tema selain Ambiance, kita dapat mengubah tombol-tombol tersebut ke kiri seperti layaknya Ambiance.
Mengatasi Perubahan Format OpenOffice.org - Microsoft Office
diposkan oleh Inoe pada 30 Juni 2010, 00:20 WIB
Hal yang seringkali menjadikan berat bagi kita untuk benar-benar beralih ke Open Source adalah karena ketergantungan kita terhadap aplikasi.Dalam hal ini, office. Kita telanjur merasa bahwa hanya Microsoft Office yang mampu memenuhi kebutuhan kita dalam hal ini, atau lebih tepatnya, kita terperangkap dalam pikiran bahwa format Microsoft Office adalah format baku, di mana aplikasi office yang tidak bisa membuat hal yang bisa dibuat Microsoft Office adalah jelek. Sebenarnya hal itu tidak dapat dibenarkan, karena OpenOffice.org, ataupun aplikasi office lainnya, memiliki format tersendiri di mana mereka dapat mengolah formatnya sendiri dengan baik, tidak kalah dengan bagaimana Microsoft Office mengolah file .docx, .pptx, .xlsx, dan sejenisnya.
© 2010-2017 Asmoro Budi Nugroho.
Ubuntu Klik! adalah blog tentang Ubuntu Operating System, yang terutama difokuskan pada Graphical User Interface (GUI) experience.
Ubuntu and Ubuntu logo are trademarks of Canonical, Ltd.